Minggu, 22 Februari 2015

      Beberapa Keuntungan Arsitektur Three-Tier
  • Keluwesan teknologi
  • Mudah untuk mengubah DBMS engine
  • Memungkinkan pula middle tier ke platform yang berbeda
  • Biaya jangka panjang yang rendah
  • Perubahan-perubahan cukup dilakukan pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan
  • Keunggulan kompetitif
  • Kekampuan untuk bereaksi thd perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada mengubah keseluruhan aplikas
  • Keamanan dibelakang firewall
  • Apabila terjadi kesalahan pada salah satu lapisan maka tidak akan menyebabkan lapisan lain ikut salah
  • Penggunaan middleware mendukung efisiensi query database dalam SQL dipakai untuk menangani pengambilan informasi dari database.

Kekurangan arsitekture Three Tier :
• Lebih susah untuk merancang
• Lebih susah untuk mengatur
• Lebih mahal untuk ditepakan pada konsep jaringan yang sederhana dan jangka waktu lebih pendek


rumah minimalis type 36

teman - teman, ini gambar-gambar rumah minimalis type 36

Konsep minimalis dapat membawa pengaruh besar apabila diterapkan pada bangunan rumah. Dengan kata lain, sekali sebuah rumah menggunakan konsep minimalis, maka dengan sendirinya elemen-elemen lain yang berhubungan dengan rumah itu sendiri harus menggunakan konsep yang sama. Satu contoh misalnya pagar rumah minimalis, pagar minimalis memang selayaknya dibuat agar tercipta keselarasan antara desain rumah dan desain pagar. Bahkan bukan hanya pagar, struktur dalam rumah mencakup desain ruangan sekaligus perabot serta aksesoris yang digunakan juga harus minimalis. Jadi jika gaya minimalis diterapkan pada sebuah rumah maka hal tersebut akan berpengaruh pada desain rumah secara keseluruhan baik interior ataupun interiornya.
 inilah contoh-contohnya:





Sabtu, 21 Februari 2015

Arsitek, Kreativitas dan Pengolahan Bentuk
     
    Kata kreativitas tentu bukan sesuatu yang asing lagi bagi orang-orang yang berkecimpung di bidang perancangan, salah satunya arsitektur. Pameo “perancangan tanpa kreativitas ibarat sayur tanpa garam” misalnya, adalah kata-kata yang acapkali terdengar di dunia pendidikan arsitektur untuk menekankan pentingnya hal ini. Karenanya, kata kreativitas seringkali menjadi pemacu semangat dalam proses merancang, namun tidak jarang pula ia terasa bagai momok bagi para pemula dan mahasiswa perancangan. Hal ini dikarenakan mereka merasakan adanya tuntutan yang besar untuk membuktikan kreativitas lewat hasil rancangan mereka.
       Kreativitas di dalam arsitektur seringkali diwujudkan dalam pengolahan bentuk fisik bangunan yang aneh dan menarik perhatian. Semakin aneh dan menarik perhatian bentuk yang dihasilkan, semakin kreatiflah si arsitek itu dianggap oleh diri dan lingkungannya. Hal serupa terjadi pula di kalangan mahasiswa arsitektur dan dunia pendidikan arsitektur pada umumnya. Bentuk yang berbeda dan mencolok kerap kali mengundang decak kagum dan perhatian, baik dari sesama mahasiswa maupun dari para dosen. Predikat kreatif lalu dianggap telah pantas disematkan pada mahasiswa yang bersangkutan.
Pemaknaan kreativitas sebagai kemampuan pengolahan bentuk semata, seperti dijelaskan di atas, sebenarnya merupakan sebuah pandangan yang memaknai kreativitas secara sempit. Kerangka pikir ini akhirnya mengarahkan para arsitek untuk berlomba-lomba mencari bentuk-bentuk baru yang rumit, menarik perhatian dan mencengangkan. Sebaliknya, mereka tampaknya tidak terlalu peduli apakah bentuk-bentuk yang baru itu memiliki makna yang dipahami oleh masyarakat ataukah tidak. Padahal, masyarakatlah yang sehari-hari akan berinteraksi dengan bangunan yang mereka rancang. Sebaliknya, sang arsitek mungkin hanya satu dua kali (atau mungkin tidak pernah lagi) mengunjungi bangunan yang dirancangnya. Dengan demikian, ia tentu tidak akan pernah menyadari dampak apa yang ditimbulkan oleh bangunan yang dirancangnya kepada orang lain. Apakah masyarakat memperoleh dampak yang positif, atau malah negatif? Mereka tidak pernah tahu. Maka, kreativitas bisa jadi bukanlah sebutan yang tepat bagi sebuah tindakan penonjolan bentuk fisik sebuah obyek arsitektur, terlebih jika hal itu dibingkai pula oleh ketidakpedulian si arsitek akan dampak tindakannya di kemudian hari.
           Tidak jarang pula terjadi, arsitek bahkan tidak menyadari apakah kreativitas yang ia miliki dan ia wujudkan dalam bentuk-bentuk yang aneh itu merupakan cerminan dari idealisme-nya sebagai arsitek, ataukah justru hanya bayangan buram dari egoisme-nya yang ingin diakui, dikenal dan dihargai. Idealisme hadir sebagai wujud pertanggungjawaban dari latar belakang pendidikan yang dimilikinya. Sebaliknya, egoisme justru lebih merupakan gambaran ketidakterdidikan yang tersembunyi di balik gelar-gelar akademisnya. Salah satu contoh kearifan di masa lalu tampaknya dapat diangkat di sini untuk menunjukkan bahwa kreativitas yang dimiliki si arsitek tidak selalu harus diukur dengan seberapa terkenalnya mereka di masyarakat. Adalah sebuah kenyataan yang menarik untuk dicermati, bahwa perkembangan pesat arsitektur Islam di awal peradaban Islam tidak diikuti dengan penyebutan banyak nama sebagai arsitek dari bangunan-bangunan istana dan masjid-masjid kuno di Asia Tengah dan Eropa Selatan. Sebagian besar mereka tampaknya mencukupkan diri berada di balik layar dan membiarkan masyarakat menilai kualitas bangunan yang mereka rancang. Fenomena yang berbeda tampak saat ini, di mana kebanyakan arsitek berlomba-lomba untuk dikenal tanpa pernah dapat menghasilkan karya yang pantas disebut sebagai arsitektur; “arsitek tanpa arsitektur”.

         Di dunia yang majemuk ini, tampaknya para arsitek harus dapat menarik garis tegas untuk memisahkan “egoisme” mereka dengan “idealisme” dalam berarsitektur, terutama untuk hal-hal yang dianggap membenturkan kreativitas (baca: pengolahan bentuk) dengan realitas di masyarakat. Ada kalanya arsitek perlu belajar untuk lebih banyak mendengar, merasakan, berempati dan mengakui bahwa sebagai manusia, mereka juga memiliki kekurangan. Dengan demikian, mereka tidak akan memaksakan, dengan alasan “kreativitas”, untuk menghadirkan bentuk-bentuk arsitektural yang bisa jadi hanya baik di mata mereka sendiri, bukan di mata masyarakat banyak. Kreativitas harus dikembalikan pada kedudukannya yang tepat dan diberikan makna yang sesuai, bukannya sebagai kemampuan pengolahan bentuk-bentuk fisik semata.
TEMAN, TAHUKAH BAHWA PEREMPUAN INDONESIA ITU LUAR BIASA LHO!!


Dua Arsitek Perempuan Asal Indonesia Mengukir Prestasi


Minggu ini, dua perempuan asal Indonesia akan bertemu dalam wisuda di Universitas Adelaide, Australia. Keduanya menekuni bidang arsitektur, satunya profesor dan yang lainnya doktor yang baru lulus. Sebuah pencapaian membanggakan, tapi menurut mereka, kiprah perempuan di bidang arsitektur masih kurang terdengar.
Setelah empat tahun, Cynthia Erlita Wuisang merampungkan studi S3 atau PhD nya di University of Adelaide, Australia Selatan. Upacara yang akan berlangsung tanggal 18 September 2014 nanti menjadi ajang perayaan dan peresmiannya.
Perempuan yang di Indonesia bekerja sebagai arsitek dan dosen di Universitas Sam Ratulangi, Manado, tersebut akan dibacakan namanya oleh Veronica Soebarto, profesor dan ketua sementara Fakultas Arsitektur University of Adelaide.
Selain sebagai pembaca nama, Veronica juga berperan sebagai pembimbing Cynthia dalam proses penyelesaian thesisnya, yang membahas pentingnya peran lansekap kebudayaan, atau cultural landscape, dalam proses pembangunan suatu wilayah.
Sepak terjang Cynthia dalam menyelesaikan thesisnya perlu diacungi jempol, ujar Veronica, yang dulu pernah menimba ilmu di Universitas Indonesia dan juga di Texas A&M University, Amerika Serikat.

Cynthia Wuisang bekerja sebagai dosen tetapi juga masih berpraktek sebagai arsitek. (Foto: Cynthia Wuisang)


Bangunan –bangunan nyentrik plus menakjubkan

1.   Krzywy Domek, Sopot (Polandia) 



Bangunan ini merupakan desain dari Szotynscy Zaleski. Letaknya di Rezydent Shopping Center, Sopot, Polandia.


2.   Cubic Houses, Rotterdam (Belanda) 






Arsiteknya adalah Piet Blom. Perumahan ini didesain seperti sebuah desa di dalam kota, setiap rumah ibarat pohon yang berada di dalam hutan belantara.



3. Lotus Temple, Delhi (India)






Lotus Temple selesai dibangun pada tahun 1986. Kuil ini telah memenangkan berbagai lomba arsitektur.
Description: solar furnace, france




































Inilah bangunan tungku matahar terbesar di dunia. Tungku matahari di Odeillo di-Pyrenees Orientales di Perancis bisa mencapai suhu sampai 3.500 derajat Celcius (6330 derahat Fahrenheit).




Desain rumah yang sangat menonjol keunikannya adalah dari Tana Toraja, Sumatra Selatan, Bali, Lombok, dan Papua serta masih banyak lagi yang lainnya. Masing – masing rumah dari daerah ini mencerminkan keunikan adat istiadat serta budaya masyarakat setempat. Bali merupakan salah satu daerah wisata yang terkenal di Indonesia.

Hasil karya arsitek di Bali memiliki keunikan tersendiri. Desain dan arsitektur rumah di Bali sangat jauh berbeda dari wilayah lainnya di Indonesia. Banyaknya ornamen dan hiasan pada setiap rumah Bali memberikan kesan keindahan tersendiri yang mungkin tidak bisa dibandingkan dengan yang lainnya. Untuk membuat rumah di Bali dengan arsitektur Bali tentu diperlukan perhitungan yang rumit yang disebabkan oleh ornamen yang akan dipakai.

Seiring dengan perkembangan mode rumah, arsitektur rumah Bali ditampilkan dengan kombinasi arsitektur moderen dan minimalis. Ini terlihat dari banyaknya villa di Bali yang lebih cendrung menyajikan kombinasi arsitektur Bali yang megah dengan sentuhan desain moderen atau moderen minimalis. Hasil kombinasi arsitektur Bali dengan kombinasi moderen minimalis ini lebih mewah. Sebagian besar villa di Bali dan hotel di Bali lebih menyukai arsitektur rumah Bali dengan dekorasi interior moderen sehingga menghasilkan karya seni yang megah. berikut contohnya



Kamis, 19 Februari 2015

Sejarah Islam penuh dengan arsitek-arsitek jenius. Beberapa bangunan terkenal di muka bumi adalah produk dari engineermuslim. Mereka membangun struktur  indah yang menunjukkan kebesaran Islam di sepanjang masa. Salah seorangnya adalah Mimar Sinan.

Siapakah Mimar Sinan?
Ayah Mimar Sinan, Abdul Mannan, adalah seorang mualaf yang berasal dari Yunani atau Armenia. Di masa mudanya, Mimar mengikuti jejak ayahnya bergabung dalam korps tentara elit Utsmani, Yenicheri. Tidak disangka, ternyata dalam dunia militer ini, jiwa dan bakat arsitekturnya muncul. Seiring waktu berjalan, pangkat kemiliteran Mimar pun mulai naik, ia menduduki posisi yang strategis dan dekat dengan Sultan Salim dan Sultan Sulaiman. Ia turut serta dalam aktivitas-aktivitas militer Utsmani di Eropa, Afrika, dan Persia.
Semakin banyak daerah baru yang menjadi bagian Kerajaan Utsmani berbanding lurus dengan maraknya pembangunan di daerah-daerah tersebut; pembangunan masjid dan bangunan-bangunan publik lainnya menjadi rencana utama pembangunan setiap daerah. Saat itulah kemampuan arsitektur Mimar semakin kentara dan kian terasah, ia turut serta dalam pembangunan-pembangunan di wilayah baru. Akhirnya pada tahun 1538, kerajaan benar-benar mengapresiasi kemampuannya ini dan menetapkannya sebagai Menteri Pembangunan Kerajaan Utsmani.
Awal Karir
Di Turki, Hagia Sophia selalu menjadi inspirasi dalam hal arsitektur. Hagia Sophia awalnya adalah gereja Bizantium yang dibangun pada tahun 537, ketika Muhammad al-Fatih menaklukkan Bizantium dan populasi muslim kian bertambah, maka Hagia Sophia diubah menjadi masjid di tahun 1453 dan sekarang Hagia Sophia dijadikan museum berdasarkan kebijakan Kemal Ataturk.

ruang  dalam Masjid Sultan Sulaiman
Kubah Hagia Sophia yang besar dan megah banyak ditiru oleh arsitek-arsitek muslim. Oleh karena itu, kita lihat masjid-masjid di Turki memiliki kubah utama yang besar terletak di bagian tengah dan dikelilingi kubah-kubah kecil di bagian sisinya. Di saat arsitek-arsitek dari negeri lainnya tidak mampu membuat sebuah bangunan yang lebih atau setara dengan keindahan Hagia Sophia, saat itulah Mimar Sinan menunjukkan bawa ia bisa melakukannya. Keluar dari pakem dan standar yang telah dibuat oleh para arsitek terdahulu, dan membuat bangunan yang lebih monumental.
Di masa awal karirnya, Mimar membangun masjid-masjid kecil terlebih dahulu di wilayah-wilayah baru Utsmani. Ia membangun Masjid Khusruwiyah di Aleppo, Suriah, pada tahun 1547. Masjid ini tetap berdiri kokoh di era modern ini, namun saat ini mungkin telah hancur karena perang di negeri Syam ini. Ia juga merenovasi Masjid Imam Abu Hanifah di Baghdad dan Masjid Jalaluddin al-Rumi di Konya.
Proyek-proyek kecil ini terus mengasah kemampuan seni merancang bangunan Mimar 
Sinan untuk terus berkembang. Selain itu pemerintah juga terus mendukungnya dan membantunya mengasah bakatnya dengan proyek-proyek yang mereka berikan kepada Mimar.
Karya Fenomenal Mimar Sinan
Setelah Sultan Sulaiman wafat pada tahun 1566 M, putranya dan pewaris tahtanya, Sultan Salim II, memiliki keinginan serupa dengan ayahnya, yakni membangun masjid atas namanya dan diperuntukkan untuk melayani kaum muslimin. Masjid Sultan Salim II ini rencananya akan dibangun di Kota Edirne 200 Km dari Istanbul. Saat pembangunan berlangsung, usia Mimar Sinan sudah menginjak 70 tahun lebih, namun semangatnya masih tetap berkobar, ia tetap memendam impian mengalahkan kemegahan Hagia Sophia.
Dalam otobiografinya, Mimar Sinan menyebutkan bahwa komplek Masjid Sultan Salim II atau diseb
ut Selimye adalah masterpiece-nya. Kubah masjid yang dibangun di atas tumpuan segi delapan memungkinkan masjid ini dibangun dengan tinggi yang pada akhirnya mengalahkan Hagia Sophia. Hingga saat ini Masjid Sultan Selim II menjadi landmark Kota Edirne.

Wafatnya
Mimar Sinan wafat pada tahun 1588 di usia 98 tahun. Ia dimakamkan di komplek Masjid Sultan Sulaiman. Arsitek kebanggaan Kerajaan Utsmani ini banyak meninggalkan warisan-warisan pembangunan, yaitu: 90 masjid besar di seluruh wilayah kekuasaan Utsmani, 50 masjid kecil, 57 perguruan tinggi, 8 jembatan, dan berbagai gedung-gedung sarana ublic di seluruh wilayah kekuasaan Kerajaan Utsmani. Ia juga mewarisi murid-murid hebat Masjid Sultan Ahmad atau dikenal dengan Blue Mosque, Taj Mahal di India.

Oleh karena itu, tidak heran apabila Mimar Sinan dianggap sebagai arsitek terbesar dalam sejarah peradaban Islam. Ia membangun bangunan-bangunan yang terus dikenang dan dikagumi oleh orang-orang hingga abad modern ini.

Teman , Ini 5 Fakultas Arsitektur Terbaik Dunia
 

          Arsitek sangat dibutuhkan di dunia yang sedang dibangun ini. Pekerjaan arsitek ini sebenarnya lebih dari sekedar menggambar, namun juga merancang bangunan dengan hitungan matematika yang tepat. Selain itu, seorang arsitek bertanggungjawab atas bangunan yang dirancangnya dari sisi estetika dan dari sisi sosial kemasyarakatan. Di dunia internasional, sekolah mana saja yang mengajarkan ilmu arsitek paling ideal? Berkuliah.com mencoba memberikan jawabannya disini :



1. Virginia Polytechnic Institute – Amerika Serikat

Virginia Polytechnic Institute atau biasa disebut VirginiaTech merupakan kampus yang dikenal dengan teknik arsitekturnya yang cukup diakui. Perguruan tinggi yang terletak di daerah Pegunungan Appalachia ini menerapkan sistem pendidikan militer secara penuh bagi mahasiswa. Di kampus ini tersedia 60 jurusan di Program Sarjana dan 140 Program Master dan Doktor. Namun, memang yang terbaik adalah jurusan arsitektur dan lansekap di Sekolah Tinggi Arsitektur dan Studi Perkotaan Virginia Tech, dimana banyak lembaga menilai, jurusan ini termasuk salah satu yang terbaik di Amerika Serikat.

2. Southern California Institute of Architecture (Sci-Arc) – Amerika
   Serikat


          Kampus ini sepertinya merupakan kampus yang tepat buat anda yang menyukai  ilmu arsitek dan ingin berkembang dengan sudut pandang anda sendiri. Sci-Arc didirikan pada tahun 1972 oleh beberapa mahasiswa dan dosen Fakultas Arsitektur di Pomona yang ingin ‘mendobrak’ pemahaman tradisional tentang arsitek dan mengubahnya menjadi eksperimen yang tidak terbatas. Sekolah yang menggunakan motto ‘sekolah tanpa tembok’ ini merupakan lembaga independen di bidang pendidikan tinggi yang menawarkan program sarjana hingga magister. Walau begitu, sekolah ini sudah diakreditasi oleh lembaga penilai di bidang arsitek ataupun di bidang pendidikan bagian barat Amerika.


3. Institute for Advanced Architecture Catalonia (IAAC) – Spanyol

          Kampus ini terletak di 22 distrik di Barcelona, salah satu pusat arsitek dan urbanisasi dunia. Di IAAC, selain dibekali kemampuan menata kota, bangunan dan manufaktur, mahasiswa juga diajarkan tentang ekologi, energi dan sejenisnya. IAAC memiliki laboratorium produksi digital terbaik di Eropa Selatan yang memiliki pemotong laser, printer 3D dan lain sebagainya.


4. MIT School of Architecture and Planning – Amerika Serikat

          Kampus yang terletak di Cambridge, Masachusetts, Amerika Serikat ini memang merupakan yang terbaik di bidang teknologi. Dan ternyata, di bidang arsitek, MIT memiliki pengajaran yang hampir menyeluruh di setiap sudut arsitektur. Hal ini yang membuat MIT menang di bidang arsitekturnya. Di MIT juga pertama kali dibuka program arsitektur di dunia. Selain itu, kampus ini sangat memperhatikan masalah penelitian, dan hal ini akan membuat mahasiswa bisa berkembang dengan luas di Sekolah Arsitek dan Perencanaan MIT. Alumni dari sekolah ini juga banyak yang menjadi seorang arsitek yang berkarir di luar Amerika Serikat.


5. Architectural Association - Inggris

          Architectural Association atau orang-orang biasa disebut AA merupakan sekolah arsitek yang berada di London, Inggris. Kampus yang secara resmi didirikan pada tahun 1890 ini telah melahirkan banyak sekali pemimpin di bidang arsitek di seluruh dunia. Bahkan pimpinan perusahaan arsitek tingkat dunia pada saat ini banyak yang memiliki kecenderungan untuk merekrut alumni AA ini setelah para mahasiswa AA lulus nanti. Sekolah ini termasuk sekolah arsitek yang paling diperhitukan dan paling kompetitif di dunia internasional. Kampus ini juga memiliki toko buku sendiri yaitu AA Bookshop yang menjual berbagai buku arsitektur. Para mahasiswa disini juga ada yang pernah mendapatkan Penghargaan Stirling dan juga Pengargaan Pritzker.


PENGALAMAN COSMAS D GOZALI SEMASA KULIAH DI  AUSTRIA, EROPA


            Beliau waktu kuliah berbeda dengan mahasiswa-mahasiwa lainnya. Beliau  kuliah karena mendapat beasiswa. Ketika teman-temannya jalan-jalan liburan, beliau memilih untuk belajar. Beliau memberikan les ukur ruang. Itu kan salah satu mata kuliah yang sulit. Tetapi beliau nilainya paling tinggi. Jadi beliau terkenal, mahasiswa Indonesia yang nilai ukur ruangnya paling baik.
          Beliau juga pernah dicap tidak nasionalis, karena jarang  terlibat di acara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Padahal beliau benar-benar memaksimalkan waktunya untuk belajar dari pada  hanya happy-happy di kedutaan. 
          Beliau  juga bekerja untuk profesornya pada 1991 Atelier Reinhard Geiselman, Vienna, Austria. Kalau teman-temannya pada pulang sore, beliau  pulang hingga larut malam. Sampai- sampai diminta pulang, tetapi beliau bilang tidak, beliau mau belajar. Istri si profesor sampai kasihan melihat beliau giat bekerja, dia baik selalu membawakan beliau makan dan mengingatkan untuk istirahat.


Selasa, 17 Februari 2015

TEMPAT MUSYAWARAH ADAT KEPULAUAN RIAU
Ada keunikan tersendiri jika kita membicarakan soal rumah adat di Kepulauan Riau. Di sana kita akan sangat mudah menjumpai beragam jenis rumah tradisional seperti Rumah Melayu Atap LontikMelayu Atap LimasMelayu Lipat Kajang,Balai Salaso Jatuh, dan Rumah Adat Salaso Jatuh Kembar. Namun ketika pemerintah pusat, pada tahun 1971, hendak membangun TMII (Taman Mini Indonesia Indah), tiap-tiap daerah harus menentukan satu jenis rumah adat untuk dibuatkan Anjungan rumah adat sebagai representasi resmi rumah adat di daerah propinsi tersebut.Saat itu Gubernur Riau adalah Arifin Ahmad. Beliau membentuk tim 9 yang terdiri dari budayawan dan pemikir Melayu. Tim 9 ini bertugas untuk mendesain dan membuat Rumah Adat Riau dengan melakukan riset keliling Riau. Kemudian lahirlah sebuah arsitektur rumah yang hari ini bisa kita temui pada anjungan rumah adat Riau di TMII yang kita kenal dengan nama Selaso Jatuh Kembar. Kemudian Rumah Selaso Jatuh Kembar dipopulerkan dan ditetapkan oleh Gubernur Riau Imam Munandar sebagai Rumah Adat kebudayaan masyarakat Riau.
Riau memang sangat kaya dengan keragaman seni dan budayanya, seperti halnya keragam bentuk dari rumah adat yang terdapat di kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Keragaman tersebut terjadi karena secara geografi provinsi Riau terpisahkan laut antara satu pulau dengan lainnya. Mungkin jaman dahulu faktor tersebut menjadi akibat dari sulitnya komuikasi sehingga saling mengisolasi diri. Maka antara satu daerah dan lainya walau agak mirip tapi bentuk budaya dan rumahnya sedikit berbeda.
hay guys ini gambar - gambar rumah minimalis beraksen kayu



Rumah minimalis kayu memiliki keunikan tersendiri daripada yang lain. Susunan garis alami kayu memberikan kesan tersendiri bagi pemiliknya, misalnya memberi kesan natural,  kuno namun modern dengan sentuhan pintar para arsitek. Arsitek dalam bidang ini sangat berperan penting.





berikut contoh -contoh rumah beraksen kayu






















Senin, 16 Februari 2015

Hai teman ini adalah arsitek paling terkenal dunia saat ini

SANTIAGO CALATRAVA
Santiago Calatrava adalah arsitek terkenal di dunia, insinyur dan pematung. Sudah terkenal di Eropa dengan estetika desainnya yang unik, Calatrava mulai membuat namanya menjadi terkenal ketika di Amerika Serikat.
Dimulai dengan Milwaukee Art Museum, dia telah merancang sejumlah bangunan publik dan jembatan di AS dalam beberapa tahun terakhir. Karena mempunyai latar belakang sbg Engineer dan Arsitek, karya-karyanya banyak mengambil ide dari bahan-bahan seperti beton, kaca dan baja dengan desain yg sangat tidak biasa

Beberapa Karya:
1. Palacio de las Artes Reina Sofia, Valencia






2. Turning Torso Malmo Sweden 02




 













3.

Senin, 09 Februari 2015

Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.
Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan,merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan    tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun ataulingkungan binaan.
Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.
Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.